Kesehatan, lingkungan, keanekaragaman hayati: kerusakan plastik

"Dunia kita diserang oleh limbah plastik berbahaya. Jika tren saat ini terus berlanjut, pada tahun 2050 akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan". Dalam istilah-istilah ini, pada Juni 2018, Antonio Guterres, sekretaris jenderal PBB, menempatkan negara-negara tetapi juga warga negara yang menghadapi tanggung jawab mereka. Prancis, khususnya, telah mengambil berbagai langkah untuk melarang atau mengganti plastik: melarang tas sekali pakai, mengumpulkan botol, mendaur ulang 100% pada tahun 2025 ... Game hilang di muka? Butuh 450 tahun untuk tas yang digunakan hanya dalam beberapa menit untuk terurai sepenuhnya.

8 juta ton sampah per tahun

Itulah jumlah ekosistem laut yang mencemari plastik setiap tahun menurut Ellen MacArthur Foundation. Setara dengan truk sampah diturunkan di laut setiap menit. Konsumsi tahunan rata-rata, untuk setiap orang Prancis, produk plastik setara dengan 40 cangkir kopi, 49 sedotan, 96 botol dan - untuk perokok - 996 puntung. Pengemasan bertanggung jawab atas hampir 60% dari semua limbah plastik yang diproduksi setiap tahun di Perancis.


Musuh ikan dan mamalia yang mematikan

Untuk kura-kura, paus, paus sperma atau elang laut, partikel mikro dari plastik yang membusuk menyerupai plankton. Mereka mewakili 8% dari total massa sampah plastik. Ketika dicerna, partikel-partikel ini menghalangi sistem pencernaan mereka, mati lemas dan membunuhnya. Polusi plastik bertanggung jawab atas kematian 100.000 mamalia laut dan satu juta burung laut setiap tahun.

1 benua sampah plastik


Bayangkan sebuah wilayah seluas tiga kali Perancis, seluruhnya terbuat dari sampah plastik. Benua 1,6 juta km2 ini terus tumbuh. Itu melayang di pilin subtropis Pasifik Utara, seperti pusaran air besar. Setiap tahun, hingga 13 juta ton plastik mencapai lautan. Dalam 20 tahun, benua ini bisa mencapai ukuran seluruh Eropa.

Dari laut ke piring

Ada plastik yang kita lihat mengambang dan yang sudah berubah. Ke partikel-partikel halus yang dihasilkan dari degradasi plastik, kita juga harus menambahkan yang kita bawa (pakaian, tabir surya ...) dan bahwa ikan dan kerang menelan sebelum berakhir di piring kita. Menurut para peneliti di Universitas Belgia Ghent, seorang pencinta makanan laut menelan 11.000 pecahan plastik setiap tahun, 60 di antaranya masuk ke dalam darah.

INI TEMANKU (Ini Tempat Makanku) | GERAKOMAN 2019 (Agustus 2020)


Berbagi Dengan Teman Anda:

Untuk mengajarinya bahasa asing, buat dia bernyanyi!

Pekebun dan sudut taman: cara melindungi mereka dari kekeringan