Supermarket tanpa uang tunai atau staf: kemajuan atau regresi?

"Profesi baru akan muncul": Lionel Hirsch, General Manager jaringan Ximiti, mengajar toko serba ada setempat.

Dengan internet, semua produk dapat diakses dengan satu klik. Konsumen ingin dapat memanfaatkannya, di lantai bawah, di toko-toko lokal mereka. Tidak adanya host checkout tidak menjadi kendala dalam dirinya sendiri, terutama karena pelanggan tidak memerlukan saran selama berbelanja. Pekerjaan kasir ditakdirkan untuk menghilang, seperti sebelum farrier, atau kusir. Kebutuhan kita telah berkembang. Profesi baru, seperti teknisi untuk perawatan mesin, akan muncul.

"Kami berisiko beralih ke keseluruhan virtual": Carole Desiano, Sekretaris Federal FGTA-F0 untuk sektor ritel

Di kota-kota, toko-toko tutup satu demi satu, korban internet dan pengiriman rumah. Mengumpulkan kembali konsumen dan menyelamatkan bisnis-bisnis ini dengan menawarkan untuk merendahkan nilai jual bukan jawaban yang tepat. Pelanggan mencari kedekatan dan layanan. Kalau tidak, itu akan dikirim di internet. Kami berisiko tergelincir ke dalam keseluruhan virtual. Adapun dampak pada pekerjaan, apa yang akan terjadi dengan karyawan jika kita mengotomatiskan semua toko ini? Ini masalah nyata.

Baca juga ⋙ Cara berbelanja tanpa pergi ke supermarket

97% Owned - How is money created - (Subs - Bahasa Indonesia) - Indonesian (Agustus 2020)


Berbagi Dengan Teman Anda:

Untuk mengajarinya bahasa asing, buat dia bernyanyi!

Pekebun dan sudut taman: cara melindungi mereka dari kekeringan